Ide Unik Pemilik Restoran Terapkan New Normal - Prixducialis.com

Terbaru

Kamis, 09 Juli 2020

Ide Unik Pemilik Restoran Terapkan New Normal

Beragam upaya dilakukan pelaku usaha demi mencegah penyebaran corona Covid-19. Salah satu terobosan menarik dihadirkan oleh sebuah restoran bernama Trattoria Da Luigi yang berada di kawasan Royal Oak, Amerika Serikat.
Ide Unik Pemilik Restoran Terapkan New Normal
Dilansir dari Fox 2 Detroit restoran Italia tersebut menempatkan hiasan 'hantu' di beberapa kursi. Sang pemilik restoran, Luigi Cutraro mengatakan ide unik ini datang dari istrinya. Alih-alih memindahkan meja, mereka memilih menjaga jarak aman di restoran dengan hiasan 'hantu' yang dibuat dari kain putih yang menutupi beberapa kursi.

Ketika Anda memindahkan meja, itu seperti seseorang datang ke rumah Anda dan hanya ada dua kursi, bukan seluruh ruang tamu. Jadi saya pikir itu lebih baik, kata Luigi. Ia mengakui, tiga bulan ini menjadi momen terberat dalam hidupnya. Tak hanya secara finansial, tetapi juga secara mental. Luigi rindu melayani pelanggannya di restoran. Saya merasa seperti saat Anda melihat orang-orang di gurun ketika mereka melihat oasis, mereka melihat air, itulah yang saya rasakan, lanjut sang pemilik restoran.

Ide Unik Muncul

Putra Luigi, Luca, sangat senang bisa kembali bekerja dan membantu bisnis keluarganya melayani pelanggan dengan cara yang aman, termasuk mengenakan masker, memakai menu kertas, dan menjaga meja berjarak sekitar dua meter dengan hiasan 'hantu'.

Ini memberi Anda perasaan bahwa Anda tidak sendirian. Apakah itu hantu atau apa pun, seseorang ada di sana bersama Anda, itu membuat situasi menjadi ringan, kata Luca. Itulah yang kami coba lakukan, membuat semua orang senang dan jelas mendapatkan makanan enak, tambahnya.
Cara Unik Pemilik Restoran Terapkan Physical Distancing
Mereka mengatakan munculnya ide ini beberapa minggu yang lalu saat berjalan di Royal Oak dan merasa seperti kota hantu. Meskipun menyenangkan menghadirkan hantu ini, namun Luigi menantikan untuk hari kembali normal seperti semula, di mana kursi restorannya diisi oleh pelanggan.

Halaman